Halo, wow sudah lama sekali saya terakhir ngeblog. satu tahun lebih sudah terlewat.
Nah meneruskan cerita travelling UK sebelumnya. Setelah menghabiskan minggu pertama liburan saya di negeri Scottland, saya dan teman-teman berlanjut ke.. England !
Yang kenal saya udah lama mungkin enggak heran lagi kalau wishlist no.1 saya itu London. Dan akhirnya, di umur 26 tahun, saya berhasil menceklis wishlist itu :') London is, to no one's surprise, a big city. it's crowded, full of people, full of traffic. Well, it's a megacity. Alasan kenapa saya pengen banget ke London itu datang jauh dari masa lalu. Waktu remaja saya itu suka banget baca novel, terutama novel fiksi yang high-fantasy gitu. Dan setting cerita nya itu sering sekali di London. dan itulah yang bikin saya jadi punya rasa penasaran yang mendalam sama ibukota England ini.
Tapi.. ternyata, London yang selama ini ada di imajinasi saya berpuluh-puluh tahun, berbeda sekali dengan aslinya. London di tahun 2019 sangat modern, sudah banyak gedung-gedung dengan arsitektur modern, populasi nya padat, banyak anak muda nongkrong di segala penjuru kota, dan paling notabene : macet !
Ya iya sih Jakarta juga macet (banget malah). Tapi hal yang paling saya sukai ketika travelling ke negara maju itu untuk menikmati ketidakmacetan nya. Namun ternyata di London nggak bisa lepas dari macet. Terlalu banyak waktu yang saya habiskan di jalan. Selalu sampai di bnb itu jam 11 malam ke atas. Sampai rumah pasti udah capek, ngantuk, pegel, dan besoknya harus berangkat pagi supaya sampai di tempat tujuan enggak kesiangan, ya karena lagi-lagi : macet ! Dan saya nggak tahu sih ini perasaan saya aja apa gimana, tapi Londonners itu tidak terlalu ramah ya. Terutama anak mudanya. Cenderung cuek dan nggak sopan. Kalau ada lansia di tube, mereka tidak langsung bangun untuk memberi tempat duduk, harus ada yang nyolek dulu. Sibuk main HP atau haha hihi sama teman sebelahnya. Belum lagi kalau malam banyak yang mabuk di dalam tube, nyanyi-nyanyi sendiri atau ketawa sendiri mengganggu penumpang lain. Duh, pokoknya nggak nyaman dan cukup cringy.
Tapi dengan segala keluhan saya dengan London, saya tetap bersyukur kok akhirnya bisa mengunjungi kota ini dan menikmatinya. Di England ini saya nggak cuma di London, sempat mampir juga ke Oxford, Bichester, Peak District, dan Cotswold. Pasti dong nggak ketinggalan jalan-jalan di alam, kriteria jalan-jalan yang ideal bagi saya. Di Bichester itu ada satu distrik yang memang khusus untuk shopping barang-barang high-end brand, dengan harga yang sedikit lebih murah. Nggak banyak sih menurut saya, sedikit lebih murah aja. Tetap mahal :'D.
Kalau Peak District itu luaaas sekali, sayang saya cuma sempat day trip kesana, jadi cuma sempat ke satu tempat yaitu Castleton. Ngebolang tanpa arah di sini juga ga akan rugi karena pemandangannya indah banget. Cotswold dengan dereta rumah-rumah klasik nya penyejuk mata banget. Banyak bakery lokal juga yang menjual baked goods, enak-enak sekali dan aromanya memenuji jalan. Duh, sepertinya saya memang lebih suka countryside daripada metropolitan ya. Anyway, so grateful to finally get to visit my number 1 wishlist.






























