Kecipir, my newfound go-to veggies
December 24, 2018
Siapa disini yang nggak tahu kecipir??
Hahaha jangan sedih yah, saya pun baru tahu ada sayur namanya kecipir baru beberapa bulan yang lalu. Waktu itu saya sedang makan bersama kolega dan business partner di Tesate, dan dipesankan oseng kecipir bumbu kecap gitu. Dan ternyata saya suka hahaha. Sampai di rumah langsung nanya Mama tau gak ada sayuran namanya kecipir. Dan tentu aja Mama tau, namanya juga Ibu apa sih yg nggak tahu. Katanya dulu Mbah suka masak sayur asem pake kecipir. Tapi Mama nggak pernah ada niatan masakin kecipir buat saya, karena udah prejudice duluan takut saya nggak suka. Emang sih kayaknya kalo saya ngebayangin beberapa tahun lalu saya masih SMP atau SMA gitu, nggak akan suka kalo Mamah tiba-tiba nyuguhin kecipir di meja makan. Ya maklum anak remaja kan sukanya gorengan.
Akhirlah saya berniat untuk coba masak sendiri di rumah. Tapi berhubung saya nggak terlalu suka kecap, saya ganti bumbunya jadi bumbu pedas. Saya udah agak lupa waktu di Tesate itu toppingnya apa. Saya improvisasi sendiri aja ditambah jamur sama udang. Sebenarnya tadinya mau baby cumi tapi di pasar dekat rumah nggak ada. Jadilah saya masak oseng kecipir jamur udang ala-ala. Bumbunya sih nggak mirip sama yang di Tesate, karena saya nggak suka kecap manis. Tapi ternyata lumayan juga rasanya hihihi. Perpaduan topping jamur nya cocok banget. Kecipir yang teksturnya notabene keras dan renyah dan ada sedikit rasa pahitnya, dicampur dengan jamur yang empuk dan asin. Ditambah rasa pedasnya bikin nyiduk terus walaupun sambil meler.
Bumbu oseng yang saya pakai nggak ribet. Cukup bawang merah 4 siung, bawah putih 2,5 siung, cabe merah dan rawit secukupnya tergantung selera. Udah deh, tinggal diblender aja bumbunya, kemudian ditumis dan dicampur udang. Kalau udangnya udah setengah matang, dicampur deh sama potongan kecipir dan jamur yang udah direbus sebelumnya. Baru ditambahkan garam, lada, dan kecap asin secukupnya sesuai selera. Saya sih pribadi nggak suka terlalu asin dan nggak pakai mecin. Aduk sampai bumbu osengnya merata, terus sajikan deh! Bisa ditambah irisan cabe lagi untuk penyuka pedas.
Selain itu, kecipir ini ternyata kaya akan vitamin A dan C yang berfungsi jadi antioksidan di dalam tubuh kita. Tinggal di Jakarta bersama semua polusi dan sinar matahari UVnya, tentu harus rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan untuk ngebasmi radikal bebas di tubuh. Nggak cuma menimbulkan penyakit menyeramkan seperti kanker, tapi radikal bebas juga bisa bikin kulit kita cepat menua loh.
Saya jadi makin jatuh cinta nih sama kecipir, selain masaknya gampang, rasanya enak, kandungan antioksidan nya juga tinggi.
Happy cooking !

0 comments